Mode Pakaian Bisa Perbaiki Suasana Hati
Mode Pakaian Bisa Perbaiki Suasana Hati
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Pilihan mode pakaian, warna, dan bahan dasar busana, dapat memengaruhi
suasana hati. Psikolog Fashion Institute of Technology (FIT), Dawnn
Karen, menyarankan agar seseorang memperhatikan apa yang dipakai.
Perempuan keturunan Afrika-Amerika itu telah lama mempelajari
keterkaitan antara keduanya. Karen yang menjadi konsultan untuk sederet
jenama (merek) tersebut bahkan menjuluki dirinya sebagai psikolog fashion.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
"Mantel
tertentu bisa membuat saya merasa seperti superwoman dan memberi kesan
merasa berkuasa. Ada banyak item fashion yang dapat memperkuat emosi
positif atau bahkan negatif," ujarnya.
Karen kerap menganalisis berbagai pilihan busana dan mengaitkannya dengan hal akademis. Dia mendefiniskan psikologi fashion sebagai studi tentang bagaimana warna, gambar, gaya, dan keindahan memengaruhi perilaku manusia.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Pengajar
di departemen ilmu sosial FIT itu percaya psikologi mode kian relevan
karena konsumen sudah mulai kritis terhadap industri fashion. Karen juga turut mengkritik sejumlah jenama yang melakukan kesalahan fatal.
Perempuan 29 tahun itu mencontohkan merek H&M yang pernah menampilkan model anak berkulit gelap mengenakan hoodie bertuliskan coolest monkey in the jungle. Contoh lain, rok mini Zara yang dianggap memuat simbol rasis.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
"Itulah
mengapa Anda membutuhkan seorang psikolog mode di tim penasihat," kata
peraih gelar master psikologi konseling dari Columbia Teachers College
itu, dikutip dari laman Scotsman.

Comments
Post a Comment